Breaking News
recent

#BahasLagu Barasuara - Hagia

Setelah postingan pertama gue dalam segmen #BahasLagu kemarin, gue pun nggak sabar ingin membahas lagu favorit gue selanjutnya. Bolak-balik scroll lagu-lagu yang berderet rapi di playlist, dari band yang berawalan huruf A sampai Z. Memilih lagu apa yang cocok.

And finally, gue pun memilih salah satu lagu dari band favorit gue, yaitu Barasuara yang berjudul Hagia. Ini adalah lagu dengan durasi dan lirik terpendeknya Barasuara. Nggak tau kenapa, lagu bagus menurut gue kok durasinya pendek. Sebagai contoh ya Cancer-nya My Chemical Romance.

Hagia. "Kok judulnya agak aneh ya?", komentar gue waktu itu.
"Kok bukan Bahagia ya?"
"Apa ini salah ketik?"
Tapi, bukan Iga Massardi namanya kalo tidak memberi judul lagu yang unik seperti ini. Langsung aja dibahas, ini lirik lagu dan videonya:


BARASUARA - HAGIA

Sempurna yang kau puja, dan ayat-ayat yang kau baca
Tak kurasa berbeda
Kita bebas untuk percaya
"Seperti kami pun mengampuni, yang bersalah kepada kami"
---------------------

Waktu itu gue penasaran banget dengan maksud judul lagu ini apa. Dan google pun menjadi pilihan. Hagia. Yang dimaksudkan pada sebuah tempat bernama Hagia Sophia yang terletak di Istanbul, Turki. Sebuah gereja, yang kemudian beralih fungsi menjadi masjid, dan sekarang menjadi museum wisata religi.

Bisa dibilang Hagia Sophia adalah simbol pertemuan Kristen dan Islam. Pas banget dengan isi lagunya yang bercerita tentang toleransi beragama. Bisa dilihat dari penggalan liriknya.

Dan Barasuara telah membuktikan indahnya toleransi beragama itu sendiri. Mereka berbeda kepercayaan, tapi ketika menyatu dapat menghasilkan karya yang keren banget. Seakan mereka berkata "toleransi itu indah bro".

Jangan seperti Isis, mengatasnamakan agama Islam, meneror orang-orang yang nggak punya salah ke mereka. Padahal nggak kenal. Nggak tau deh karena mereka tolol apa gimana. Jangan pula seperti biksu-biksu brengsek di Myanmar sana, orang beragama tapi perilakunya kayak ***** (kena sensor).

Ya mau gimana lagi, pada dasarnya ada putih pasti ada hitam. Ada baik, ada buruk. Sama seperti warna, untuk membentuk putih pun harus menyatukan warna-warna lain. Untuk menyatukan warna-warna lain itulah dibutuhkan toleransi.

Oke, balik ke lagu. Masuk ke baris terakhir lagu ini. Keren banget. Iga Massardi disini dengan berani memasukkan penggalan ayat Doa Bapa Kami. Yang dia bilang bahwa itu ayat favoritnya. Maknanya dalam banget.

Bicara soal musik, pertama kali gue denger lagu ini, komentar gue lagi-lagi "kok aneh banget lagu ini". Diawali dengan gebukan drum yang unik dari Marco. Tidak memberikan tempo yang konstan seperti nggebuk drum pada umumnya. Gue sebut variasi aja lah ya. Gue nggak ngerti namanya apa.

Dan juga nggak full seperti biasanya, tapi gebukannya sedikit-sedikit berhenti. Dengerin sendiri aja deh pokoknya. Tapi, entah mengapa justru akhirnya menjadi part favorit gue di lagu ini.

Kemudian lirik awal masuk (sebelum penggalan ayat Doa Bapa Kami), lalu gitar mulai mengisi. Makin lama tensinya makin naik. Dan bum, puncaknya di penggalan ayat Doa Bapa Kami tadi.

Hagia ini adalah salah satu lagu favorit gue, karena maknanya dalem banget. Harapan agar setiap manusia saling toleransi, menghargai perbedaan apapun itu. Toleransi, bukan telorasin. Sampai jumpa di #BahasLagu berikutnya.

10 komentar:

  1. Ternyata nama Hagia dari judul ini juga diambil dari suatu tempat yang punya sejarah keren, ya luh. Seneng aja, gitu.

    Masih ada banyak orang yang bisa punya toleransi beragama seperti ini. Aku salut sama mereka.

    Btw, aku ada sedikit saran luh. Mungkin sebaiknya dirimu tambahin bait lagunya setiap mau jelasin apa isinya.

    Menurutku, itu lebih seru untuk dibaca.

    Karena, yang gak ngerti atau belum pernah dengerin lagunya, bisa saja tetep menikmati.

    Kalo yang sekarang udah bagus. Cuman, aku gak bisa menikmati bait lirik lagunya. Soalnya harus nebak-nebak dan searching dulu. Gitu aja, sih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bait lirik udah ada dari tadi bang. Cuma videonya aja yang belum ada (biar bisa dengerin langsung gak pake buka youtube). Sekarang udah ada. Makasih sarannya..

      Hapus
  2. Halo galuh apa kabar?
    Udah lama banget g nyapa galuh..

    Sebelum baca postingan kamu, aku langsung buka youtube dan muterin video live nya Hagia. Presepsi awalku, aku mengira Hagia ini penggalan dari kata bahagia, ternyata salah. Baca postingan kamu disebutkan kalau Hagia berasal dari kata Hagia Sophia, Turki. Menarik..

    Lagu ini pendek, tapi sarat makna, apalagi ngeliat kondisi negara kita yang majemuk dan rentan banget sama isu SARA. Inspiratif banget lagunya, menebarkan pesan perdamaian buat kita.

    Soal postingan kamu ini, kalau boleh aku saran, tambahin videonya gitu atau soundnya deh, biar kita-kita yang baca (khususnya yg blm tahu lagunya) bisa langsung klik dan ngedengerin kayak apa sih lagu yang kamu bahas. Jadi g perlu kerja dua kali buka tab baru youtube.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kabar baik mbak. Aku juga lama nggak mampir ke blog situ.

      Emang rata-rata lagu dari Barasuara sarat akan makna. Banyak juga band-band indie lain yang kayak gini. Itulah kenapa aku ngefans sama band satu ini. Fans belum Garis Keras.

      Udah ditambah video nya, aku pilih video live aja. biar pembaca tau personil. Makasih sarannya mbak..

      Hapus
  3. Hm... belum pernah dengerin lagu ini tapi pas liat judulnya Hagia, emang yang pertama dipikirinku Hagia Sophia sih. Emang tempat itu menjadi bukti gimana toleransi beragama yang sebenarnya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kok rata-rata udah tau Hagia Sophia ya? Kok cuma gue yang gak tau Hagia Sophia (sebelum tau lagu ini)?

      Hapus
  4. Wah hagia shopia, aku pernah tuh baca cerpen setingnya di sana, karya pak Edi Akhiles kayaknya. cerpen horison. itu nancep banget deskripsi tempatnya di otakku. jadi pengen cepet-cepet download lagunya.

    Makasih ya maher, maher zain, aku jadi terinspirasi pingin buat postingan yang nyeritain lagu kayak gini di blogku. dulu aku juga sering bikin postingan serupa. lagu yang aku suka, tapi tak jadiin cerita fiksi. kunamai fiksilagu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nanti aku googling cerpennya (siapa tau ada). Di-download aja lagunya mbak. Kalo nggak karna lagu ini aku gak tau Hagia Sophia itu apa :D

      Fiksi Lagu? Keren tuh kayaknya. Bikin lagi dong..

      Hapus
  5. Wah, ini namanya baru lagu anti-mainstreaaam...karena biasanya lagu cuman menyoal cinta cinta saja ehh tapi ini tentang toleRANSI HIDUP BERAGAMA. khan keren..jadi pingin search dan dengerin juga lagunya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mbak Mey dengerin lagu Barasuara yang lain juga deh. Bagus-bagus kok..

      Hapus

Diberdayakan oleh Blogger.